Cara Jitu Membahagiakan Suami


Semua suami hampir sama dalam hal tuntutannya dan keinginannya dari wanita shalihah. Dan wanita shalihah adalah wanita yang paling memahami hal ini. Untuk itu, dia menyodorkan kepada para istri daftar hal-hal yang menjadi keinginan seorang suami:




      1.   Memberikan kepada suami hak-hak al-qawamah (kepemimpinan) secara mutlak, memberikan kepadanya ketaatan penuh, dan berusaha tidak berbeda dengannya, baik dalam pendapat, diskusi dan tindakan.
Wanita shalihah mengerti bahwa semua lelaki marah bila kepemimpinannya disaingi. Terngiang dalam telinganya wasiat-wasiat seorang perempuan Arab dahulu kepada anaknya pada malam pernikahannya, terlebih wasiat mengenai bagaimana seharusnya sikap seorang istri kepada suaminy. Dia berwasiat, “...Jadilah engkau sebagai budaknya, niscaya ia akan menjadi budakmu. Dan jadilah bumi pijakannya, niscaya dia menjadi langit yang menaungimu...”

      2.   Wanita shalihah adalah seorang perempuan sampai darah penghabisan.
Sifat kewanitaan adalah sebuah makna yang tidak dapat dirasakan kecuali dengan mendekat, mencintai, manja, centil, melayani, dan patuh. Dengan sifat-sifat ini sempurnalah keperempuanan seorang wanita, suatu kombinasi kesempuranaan yang  mampu menawan seorang laki-laki.

      3.   Suami senang bila istrinya dapat menjaga dirinya dan hartanya.
Dia tidak rela orang-orang durjana menikmati tubuhnya. Dia menjaga kecemburuan suaminya, sebagaimana memelihara hartanya dari kerusakan dan kehilangan.

      4.   Kaum laki-laki mengidamkan sosok istri yang pintar menggoda.
Wasiat Rasulullah kepada Jabir bin Abdullah ketika menikahi janda, “Kenapa tidak menikahi seorang perawan yang dapat menggoda dan digoda.” (Muttafaq ‘Alaih).
Sebagian istri menjadi korban dari pemahaman-pemahaman yang salah bahwa dia akan gagal menjadi wanita jika dapat mengangkat derajat suaminya, patuh kepadanya, dan menyangka bahwa tunduk, mencintai, dan lembut dalam berbicara merupakan kehinaan dan hilangnya harga diri, dan mengira bahwa kasar dan tegas dapat menjamin hak-hak mereka dan mengangkat martabat mereka. Ingat, sesungguhnya kunci utama berinteraksi dengan suami adalah kelembutan, bukan kekerasan. Keras dan tegas adalah senjata kaum lelaki dalam berinteraksi melawan kerasnya hari-hari mereka.

      5.   Kaum lelaki (suami) senang atas pujian-pujian istrinya.
Kata-kata indah dan penuh pujian akan membuat mereka mabuk kepayang. Mereka lebih senang menunjukkan kelemahan dan sisa sifat-sifat kekanak-kanakannya kepada perempuan yang mengerti bagaimana memenuhi khayalan mereka dan melejitkan perasaan mereka bahwa suaminya adalah laki-laki yang paling baik dan paling sempurna.

    6.    Kaum lelaki (suami) lebih senang mendapatkan penghormatan di rumah dan tamunya dimuliakan.
Seorang istri yang tidak pernah menyambut kedatangan suaminya tidak senang dengan kedatangan tamunya dan tidak memuliakannya, maka tidak sebanding dengan nafkah yang diberikan kepadanya.

      7.   Para suami lebih mengidamkan perempuan yang pandai menyimpan rahasia.
Tidak boleh bagi seorang istri mengumbar rahasia keluarga, kecuali di hadapan seorang hakim. Termasuk penipuan rahasia adalah jika seorang istri mengadukan suaminya karena kesalahan di depan orang yang berhak, tetapi dia membuka hal-hal rahasia yang tidak terkait sama sekali dengan hal yang diadukan, tidak pantas membukanya pada tempat tersebut dan tidak berpengaruh dalam menyelesaikan masalah. 

Sumber: Kado Pernikahan

0 Response to "Cara Jitu Membahagiakan Suami"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel