Cara Mudah Menurunkan Kolesterol dengan Ampas Kelapa, Benarkah? Baca Sampai Akhir Penjelasannya!


Kolesterol tinggi, siapa yang tak merinding kala mendengar penyakit ini? Banyak orang yang kemudian segera merutinkan mengonsumsi obat penurun kolesterol. Banyak orang yang telah mengeluarkan materi yang sangat besar hanya untuk mengobati penyakit mematikan ini. Apakah ada jalan lain selain dengan pengobatan menggunakan bahan kimia yang manjur alias mujarab? Jawabannya adalah ada, yakni dengan ampas kelapa. Ampas kelapa? Yup, Anda tidak salah dengar, memang dengan penggunaan ampas kelapa yang tepat dapat menurunkan angka kolesterol. Sebelum membahas seberapa besar peran ampas kelapa dalam menurunkan angka kolesterol ini, mari kita sejenak kupas dahulu apa itu kolesterol sehingga banyak orang yang takut dengan penyakit yang satu ini.

Penjelasan ini adalah hasil karya terbesar Joko Rinanto dalam bukunya yang berjudul Keajaiban Resep Obat Nabi SAW. Mari kita simak.

Berdasarkan data yang dirilis oleh WHO pada tahun 2002, penyakit jantung koroner (PJK) menduduki peringkat pertama dari sepuluh penyebab kematian terbanyak di Indonesia. Angka kematian mencapai 220.000 atau 14% dari total angka kematian dengan rerata kehilangan delapan tahun waktu hidup pada setiap pasien. Wow, angka yang sangat besar tentunya ya.

Sebelum seperti saat ini, sejatinya dalam sejarah manusia penyakit jantung koroner adalah kondisi langka. Namun pada tahun 1930-1940-an masalah jantung ini menjadi lebih sering terjadi, utamanya di negara-negara Barat. Perkembangan selanjutnya sejak tahun 1950-an penyakit jantung koroner mendekati taraf epidemi.

Sejak pemeriksaan kadar kolesterol total dikembangkan menjadi lebih akurat dan murah, pemberantasan biang kerok penyebab jantung koroner berfokus pada kolesterol. Alhasil, skenario pengembangan sejumlah obat konvensional pun terpusat pada upaya penurunan level kolesterol di tubuh seperti yang dilakukan oleh obat golongan statin.

Kolesterol selalu dipandang negatif oleh manusia saat ini justru 75% dibuat oleh tubuh dan hanya sekitar 25% yang diambil dari makanan, itu pun dari jenis hewani. Maksudnya hanya hewan yang menghasilkan kolesterol. Bagaimana dengan santan kelapa? Bukankah kelapa produk yang berasal dari tanaman? Kenyataanya tanaman hanya menghasilkan fitosterol sedang jamur menghasilkan ergosterol dan bukan kolesterol yang dikandung keduanya.

Di sisi lain, umumnya obat konvensional penurun kolesterol berkinerja menghambat siklus alami pabrik besar kolesterol dalam tubuh. Karena itu, efek samping obat-obat ini berupa terganggunya proses penting lainnya di dalam tubuh, seperti pembentukan dolikol, squalen, dan ubiquinon yang dalam jangka panjang akan menimbulkan masalah klinis.

Asal usul kolesterol adalah hasil pencernaan glukosa, asam lemak, dan beberapa jenis asam amino yang kemudian menghasilkan senyawa bernama asetil koenzim-A. kolenterol merupakan bagian sangat penting pada manusia. Tanpa kolesterol mustahil proses kehidupan berjalan dengan normal. Kolesterol diperlukan untuk membentuk selaput dinding sel. Kelenjar gonad menggunakan kolesterol sebagai bahan baku hormon steroid kelamin. Paru-paru yang berfungsi sehat perlu surfaktan, yang bahan bakunya berasal dari kolesterol. Aktivitas antioksidan kolesterol juga disebut berperan mencegah beberapa jenis kanker. Jika fungsi kolesterol sedemikian penting, mengapa justru senyawa alami ini dianggap sebagai ancaman terbesar bagi kesahatan?

Kolesterol adalah senyawa yang tidak larut dalam darah maka bersama lemak lainnya harus berikatan dengan  protein yang larut dalam air agar bisa terlarut dalam darah. Oleh karena itu, ada yang disebut LDL (Low Dennsity Lipoprotein) dan HDL (High Density Lipoprotein). Partikel LDL kecil padat, plus teroksidasi yang sebenarnya dianggap menjadi biang keladi penimbunan plak pemicu peradangan di pembuluh darah.

Diet yang diseimbangkan dengan temperamen penting peranannya. Artinya, karena masalah kolesterol ini bersifat dingin dan kering, perlu menghindari/kurangi diet dingin berlebih, seperti lemak terhidrogenasi (margarin), makanan olahan, dan rafinasi, susu, yoghurt. Konsumsi menu diet serat larut air amat penting, seperti barley, beras merah, dan buah-buahan. Tingkatan aktivitas olah raga dan makan sesuatu yang panas dan/atau panas-lembap, se[erti minyak zaitun, hulbah, dan kelapa.

Hasil penelitian terbaru menunjukkan bahwa daging buah kelapa mengandung senyawa galaktomanan. Galaktomanan menrupakan polisakarida atau jenis serat larut air yang menurunkan kadar kolesterol tubuh dengan cara mengikat kolesterol dalam usus halus sebelum kolesterol itu diserap kembali di perbatasan usus halus-usus besar. Berbeda dengan statin, galaktomanan pada kelapa mengikat kolesterol di usus hingga bisa terbuang bersama.

Dalam suatu penelitian mengungkapkan tepung ampas kelapa mengandung arginin 437 miligram. Arginin dalam bentuk bebas berfungsi sebagai anti-diabetik, yaiut dengan regenerasi sel beta-pankreas untuk meningkatkan stimulasi sekresi insulin. Selain itu, arginin sebagai asam amino terminal hormon GLP-1 (Glucagon-Like Peptide-1). Hormon GLP-1 berfungsi merangsang ekspresi gen pro-insulin dan sintesis insulin.

Untuk menggunakan ampas kelapa sekarang tidak ada salahnya kelapa yang diparut itu ditaburkan pad singkong rebus untuk makanan sehari-hari.

Selamat berikhtiar, semoga Allah memudahkan bagi hamba yang berusaha. Aamiin Ya Robbal ‘alamin.

Jika merasa artikel ini bermanfaat silakan bagikan (share), barangkali di luaran sana ada membutuhkan informasi ini :)



0 Response to "Cara Mudah Menurunkan Kolesterol dengan Ampas Kelapa, Benarkah? Baca Sampai Akhir Penjelasannya!"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel