Waspadai Tekanan Darah Tinggi, Kenali Penyebab dan Pencegahannya!


Bagi Anda yang memiliki penyakit tekanan darah tinggi (hipertensi) pasti akan berpikir berkali-kali saat hendak memilih makanan yang akan dikonsumsi. Tentu karena jenis makanan yang dikonsumsi akan berpengaruh besar terhadap tekanan darah tinggi. Namun, Anda jangan terlalu khawatir, jika Anda mau mencari alternatif pengobatan secara alami sebenarnya banyak hanya saja kita sudah terlalu memberikan kepercayaan lebih terhadap obat-obat dari dokter sehingga pengetahuan kita terhadap obat-obat alami (herbal) terbatas. Padahal dilihat dari efek sampingnya, obat alami memberikan efek samping yang lebih rendah atau bahkan tidak ada.
Di bawah ini dipaparkan jenis-jenis obat alami yang dapat membantu bagi Anda yang memiliki penyakit tekanan darah tinggi. Namun, sebelumnya akan dijelaskan terlebih dahulu tentang pengertian beserta gejalanya.

tekanan darah tinggi, hipertensi

Pengertian Tekanan Darah Tinggi
Tekanan darah tinggi atau biasa disebut hipertensi adalah suatu peningkatan tekanan darah di dalam arteri (pembuluh nadi).
Secara umum, hipertensi merupakan suatu keadaan tanpa gejala, dimana tekanan yang abnormal tinggi di dalam arteri menyebabkan meningkatnya resiko terhadap stroke, aneurisma, gagal jantung, serangan jantung dan kerusakan ginjal.
Pada pemeriksaan tekanan darah akan didapat dua angka. Angka yang lebih tinggi diperoleh pada saat jantung berkontraksi (sistolik), angka yang lebih rendah diperoleh pada saat jantung berelaksasi (diastolik). Sederhananya yaitu, sistolik saat jantung memompa darah (mengempis) dan diastolik saat jantung menerima darah (mengembang). Tekanan darah ditulis sebagai tekanan sistolik garis miring tekanan diastolik, misalnya 120/80 mmHg. Dikatakan tekanan darah tinggi pada saat duduk tekanan sistolik (saat jantung memompa darah) mencapai 140 mmHg atau lebih, atau tekanan diastolik mencapai 90 mmHg atau lebih, atau keduanya. Pada keadaan tekanan darah tinggi, biasanya terjadi kenaikan tekanan sistolik dan diastolik.
Tekanan darah dipengaruhi oleh faktor aktivitas fisik, dimana akan lebih tinggi pada saat melakukan aktivitas dan lebih rendah ketika beristirahat. Tekanan darah dalam satu hari juga berbeda; paling tinggi yakni di waktu pagi hari dan paling rendah yakni pada saat tidur malam hari.

Klasifikasi Tekanan Darah pada Orang Dewasa
Kategori
Tekanan Darah Sistolik
Tekanan Darah Diastolik
Normal
Dibawah 130 mmHg
Dibawah 85 85 mmHg
Normal tinggi
130-139 mmHg
85-89 mmHg
Stadium 1 (hipertensi ringan)
140-159 mmHg
90-99 mmHg
Stadium 2 (hipertensi sedang)
160-179 mmHg
100-109 mmHg
Stadium 3 (hipertensi berat)
180-209 mmHg
110-119 mmHg
Stadium 4 (hipertensi maligna)*
210 mmHg atau lebih
120 mmHg atau lebih
*) hipertensi maligna adalah hipertensi yang sangat parah, yang bila tidak diobati, akan menimbulkan kematian dalam waktu 3-6 bulan. Hipertensi seperti ini jarang terjadi, hanya 1 dari setiap 200 penderita hipertensi.

Penyebab
Pada sekitar 90% penderita hipertensi, penyebabnya tidak diketahui dan keadaan ini dikenal sebagai hipertensi esensial atau hipertensi primer. Hipertensi ini kemungkinan mempunyai banyak penyebab; beberapa perubahan pada jantung dan pembuluh darah kemungkinan bersama-sama menyebabkan meningkatnya tekanan darah.
Jika penyebabnya diketahui, maka disebut hipertensi sekunder. Pada sekitar 5-10% penderita hipertensi, penyebabnya yaitu penyakit ginjal. Pada sekitar 1-2 %, penyebabnya yaitu kelainan hormonal atau pemakaian obat tertentu (misalnya pil KB).
Kegemukan (obesitas), gaya hidup yang tidak aktif (malas berolahraga), stres, alkohol atau garam dalam makanan; bisa memicu terjadinya hipertensi pada orang-orang memiliki kepekaan yang diturunkan. Stres cenderung menyebabkan kenaikan tekanan darah untuk sementara waktu, jika stres terlalu berlalu, maka tekanan darah biasanya akan kembali normal.

Beberapa penyebab terjadinya hipertensi sekunder:
       1.         Penyakit ginjal
-          Stenosis arteri renalis
-          Pielonefritis
-          Glomerulonefritis
-          Tumor-tumor ginjal
-          Penyakit ginjal polikista (biasanya diturunkan)
-          Trauma pada ginjal (luka yang mengenai ginjal)
-          Terapi penyinaran yang mengenai ginjal
      2.       Kelainan hormonal
-          Hiperaldosteronisme
-          Sindroma Cushing
-          Feokromositoma
      3.       Obat-obatan
-          Pil KB
-          Kortikosteroid
-          Siklosporin
-          Eritropoietin
-          Kokain
-          Penyalahgunaan alkohol
-          Kayu manis (dalam jumlah sangat besar)
      4.       Penyebab lainnya
-          Koartasio aorta
-          Preeklamsi pada kehamilan
-          Porfiria intermiten akut
-          Keeracunan timbal akut

Gejala
Pada sebagian penderita, hipertensi tidak menimbulkan gejala; meskipun secara tidak sengaja beberapa gejala terjadi bersamaan dan dipercaya berhubungan dengan tekanan darah tinggi (padahal sebenarnya tidak). Gejala yang dimaksud yakni sakit kepala, pendarahan dari hidung, pusing, wajah kemerahan dan kelelahan; yang bisa terjadi baik pada penderita hipertensi, maupun pada seseorang dengan tekanan darah normal.
Apabila hipertensinya berat atau menahun dan tidak diobati, maka bisa timbul gejala berikut:
-          Sakit kepala
-          Kelelahan
-          Mual
-          Muntah
-          Sesak nafas
-          Gelisah
-          Pandangan menjadi kabur yang terjadi karena adanya kerusakan pada otak, mata, jantung dan ginjal
Kadang penderita hipertensi berat mengalami penurunan kesadaran dan bahkan sampai koma karena terjadi pembengkakan otak. Keadaan ini dinamakan dengan ensefalopati hipertensif, yang memerlukan penanganan segera.

Cara Mengatasi Hipertensi (darah tinggi)
Berikut adalah cara-cara mengatasi hipertensi dengan menggunakan obat alami (herbal):
      1.       Resep 1
       2-3 buah mengkudu/pace yang matang dibuat jus, atau diparut dan disaring airnya, lalu diminum.
      2.       Resep 2
       50-100 gram seledri diblender dengan menambahkan 100 cc air, disaring, airnya diminum
      3.       Resep 3
       Satu buah labu siam segar ukuran sedang dijus, airnya diminum. Catatan: bagi penderita maag 
       dilarang mengkonsumsi resep ini.
      4.       Resep 4
       Carilah akar pohon pepaya yang tinggi pohonnya sekitar satu meter. Cuci bersih dan rebuslah   
       dengan air satu liter. Biarkan sampai mendidih dan airnya tinggal 1/4 . Minumlah air rebusan ini         dalam keadaan hangat pagi dan sore hari. Akar pepaya ini dapat direbus berulang-ulang hingga           tujuh kali. Lakukan setiap hari.
      5.       Resep 5
       Makanlah bawang putih 3 siung tanpa digoreng maupun direbus. Bila Anda tak tahan dengan  
       baunya, boleh memakannya dengan direbus terlebih dahulu. Tapi jumlah bawang harus      
       diperbanyak menjadi delapan siung setiap kali makan. Lakukan ini tiap pagi dan sore hari.
      6.       Resep 6
       Cara lain untuk mengatasi hipertensi yaitu dengan buah belimbing. Caranya buah belimbing 
       diparut sampai halus dan diambil airnya. Aturan penggunaan ramuan yaitu diminum 1x sehari,  
       lakukan dalam jangka waktu 1 bulan.

               
  


0 Response to "Waspadai Tekanan Darah Tinggi, Kenali Penyebab dan Pencegahannya!"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel